Menu Tutup

Pameran Virtual Kearsipan dan Perpustakaan 2025




NGOPENI NGLAKONI ARSIP

Menurut UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dijelaskan bahwa Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan, Perusahaan, Organisasi Politik, Organisasi Kemasyarakatan dan Perseorangan dalam Pelaksanaan Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa dan Bernegara

Arsip adalah tonggak sejarah dan budaya yang memberikan pandangan tak ternilai tentang perjalanan sejarah dan evolusi budaya manusia, sehingga perawatan arsip adalah investasi untuk generasi mendatang. Arsip bukan hanya dokumen, tetapi juga “memori hidup” yang relevan dengan identitas dan budaya masyarakat. Pemeliharaan arsip dilakukan agar arsip memiliki nilai guna yang panjang, baik untuk kegiatan sehari-hari (arsip dinamis) maupun untuk kepentingan penelitian dan pembelajaran (arsip statis). 

Perawatan arsip meliputi pemeliharaan lingkungan penyimpanan, seperti menjaga kelembaban dan ventilasi, serta penjagaan dan pembersihan fisik arsip, termasuk penanganan arsip yang rusak dan penghilangan hama melalui fumigasi. Perawatan juga mencakup tindakan restorasi, seperti enkapsulasi dengan lapisan plastik, dan pemberkasan serta penataan yang sistematis berdasarkan klasifikasi arsip untuk kemudahan akses.


Pengelolaan Manajemen Kearsipan

Dengan kegiatan Launching Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengelolaan arsip berbasis digital yang lebih cepat, efektif, dan terintegrasi lintas instansi.

SRIKANDI bukan hanya sebuah aplikasi, melainkan sebuah lompatan besar dalam transformasi digital birokrasi. Dengan hadirnya aplikasi ini, setiap dokumen dan arsip dapat dikelola secara lebih tertib, aman, serta mudah diakses, sehingga pelayanan publik dapat berlangsung lebih efisien.

Kegiatan Manajemen Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah dilakukan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pemalang adalah dengan melaksanakan Sosialisasi Peraturan-Peraturan tentang Kearsipan, Kegiatan Pengolahan Arsip, Kegiatan Pemeliharaan Arsip dan Kegiatan Pemusnahan Arsip.

Layanan Kearsipan dan Perpustakaan kepada Masyarakat

Pekan Literasi Kabupaten Pemalang Tahun 2025 mengusung tema
“Peningkatan Budaya Baca dan Kecakapan Literasi
Menyongsong Indonesia Emas 2045″

Bunda Literasi Kabupaten Pemalang, Ibu dr. Noor Faizah Maenofie Anom Widiyantoro, M Kes. hadir dalam kegiatan Pekan Literasi 2025 Kabupaten Pemalang.

Inovasi Kearsipan dan Perpustakaan


Sejarah Berdirinya Kabupaten Pemalang

Penghargaan dan Prestasi
Kabupaten Pemalang

Destinasi Wisata
Kabupaten Pemalang

1. Curug Bengkawah – Randudongkal, Pemalang
Curug Bengkawah terletak di Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Air terjun ini menawarkan suasana alami yang sejuk dan tenang.

2. Curug Sibedil – Moga, Pemalang
Curug Sibedil berada di wilayah Moga, Pemalang. Dikenal dengan aliran airnya yang jernih dan pemandangan alam yang masih asri.

3. Pantai Widuri – Kota Pemalang
Pantai Widuri menjadi salah satu ikon wisata di Kota Pemalang. Tempat ini cocok untuk menikmati suasana laut bersama keluarga.

4. Bukit Tangkeban – Pulosari, Pemalang
Bukit Tangkeban berada di Kecamatan Pulosari, Pemalang. Dari sini, pengunjung dapat melihat pemandangan hijau dan udara segar khas pegunungan.

5. Kebun Teh Semugih – Moga, Pemalang
Kebun Teh Semugih terletak di Kecamatan Moga, Pemalang. Hamparan kebun teh yang luas menjadikan tempat ini pas untuk bersantai dan berfoto.